Kajari Bireuen, Muhammad Junaedi SH MH

BIREUEN - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, saat ini sedang mengusut dugaan korupsi di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bireuen. 

Tepatnya dugaan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Kankemenag Bireuen.

Informasi dihimpun Serambinews.com dari berbagai sumber, beberapa kepala sekolah (Kepsek) dan pejabat di lingkungan Kemenag Bireuen diperiksa pihak Kejari Bireuen, Senin (16/12/2019). 

Bahkan pemeriksaan itu selain terkait penggunaan dana BOS untuk Porseni, juga dugaan pemotongan gaji guru di lingkungan Kemenag setempat sejak awal tahun 2017 hingga pertengahan tahun 2018.

Kajari Bireuen, Muhammad Junaedi SH MH, melalui Kasi Intel, Fri Wisdom S Sumbayak SH, didampingi Kasi Pidsus, Saifuddin MH, yang dikonfirmasi Serambinews.com, Senin (16/12/2019) membenarkan informasi tersebut.

Fri Wisdom menjelaskan dua perkara ini diperoleh pihak Kejari Bireuen dari pegawai dan guru di lingkungan Kemenag setempat.

"Pemeriksaan terhadap kepala sekolah dan pejabat Kemenag, kami lakukan untuk menggali informasi terkait masalah tersebut," timpal Saifuddin.


Kajari Bireuen, Muhammad Junaedi SH menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah dugaan penggunaan dana BOS benar tidak sesuai peruntukan. 

Begitu juga terhadap pemotongan gaji, apakah terindikasi tindak pidana korupsi atau tidak.

"Jika nantinya hasil pemeriksaan terindikasi korupsi, langsung dicari tersangkanya," tegas Kajari.

Sebaliknya, jika hasil pemeriksaan hanya terindikasi kesalahan administrasi, maka masalah ini akan dikembalikan ke Inspektorat Kemenag untuk ditindak lanjuti sesuai ketentuan Administrasi.

Pun demikian, Kajari Bireuen berjanji akan mengusut tuntas masalah ini secara cepat dan komprehensif. (*)


Berita Terkait

0 Komentar

Kirim Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk mengirim sebuah komentar. Punya akun ? Login | Baru Daftar