Bireuen (11/06) Tercatat sebanyak 50 orang yang terdiri dari pegawai dan Honorer di Kejaksaan Negeri Bireuen menjalani rapid tes. Rapid tes yang dilaksanakan di halaman belakang kantor Kejari Bireuen kegiatan tersebut dilakukan untuk meyakinkan seluruh pegawai terbebas dari Virus Covid-19

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, M. Junaedi, SH, MH menyebutkan jika alat rapid test yang digunakan merupakan pemberian dari Kejaksaan Agung. Selanjutnya pihaknya meminta bantuan kepada petugas medis di Dinas Kesehatan Bireuen untuk mengambil sampel darah para pegawai.


Rapid tes dilakukan untuk memastikan seluruh pegawai di Kejaksaan Negeri Bireuen ini bebas dari virus Covid-19. Kesehatan itu adalah hal utama, supaya bisa bekerja,” ujar Kajari Bireuen.Bila saja dari hasil rapid test ini ditemukan ada yang reaktif, Kajari Bireuen ini mengaku akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bireuen. Sehingga bisa melakukan langkah-langkah preventif.“Kalau reaktif, kami akan koordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan apa yg harus kami lakukan. Apakah yang reaktif itu akan langsung diisolasi atau diswab dengan metode PCR. Karena hasil swab itu kan yang paling akurat. Mudah-mudahan tidak ada yang reaktif,” terangnya.Hasil rapid tes pun keluar. Seluruh pegawai di Kejaksaan Negeri Bireuen non-reaktif. Kendati demikian, selama kasus penularan Covid-19 ini masih terjadi, kegiatan rapid test, akan dilakukan secara berkala.


Berita Terkait

0 Komentar

Kirim Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk mengirim sebuah komentar. Punya akun ? Login | Baru Daftar